Jenis Prototip: Fakta Dasar

[ad_1]

Prototipe menerjemahkan ide industri menjadi kenyataan nyata. Sebuah tim profesional yang sangat terlatih mengambil spesifikasi ide wirausaha Anda dan menggunakan teknologi CAD terbaru mereka membuat sketsa ide-ide Anda. Kemudian, dengan bantuan simulasi komputer, gambar CAD ini diterjemahkan ke dalam prototipe yang merupakan salinan lengkap dari produk akhir.

Prototyping akan membantu Anda mendapatkan model kerja yang akurat dan sempurna dari inovasi Anda, memungkinkan Anda untuk menimbang beberapa pilihan yang berbeda, menyesuaikannya dan akhirnya muncul dengan desain yang sempurna.

Ada dua jenis teknik pembuatan prototipe yang banyak digunakan – prototipe industri dan prototipe cepat.

Prototipe Industri

Prototipe industri menghasilkan prototipe yang berfungsi penuh dengan cepat dan biaya efektif. Teknik ini dapat digunakan untuk menghasilkan berbagai bagian kecil dan besar yang digunakan dalam aplikasi industri. Prototipe industri dapat mengurangi waktu desain, waktu pengujian dan biaya. Ini menawarkan visualisasi produk yang lebih baik selain gambar dan model komputer. Teknik ini membantu Anda menghindari masalah perakitan di tahap akhir produksi.

Prototyping Cepat

Rapid Prototyping memanfaatkan teknologi komputer untuk mengubah desain menjadi objek tiga dimensi. Teknik ini digunakan untuk merancang model serta prototyping bagian dari rencana yang sudah ditarik. Teknik ini dapat mempercepat pengembangan produk dan memastikan produk berkualitas tinggi dan tanpa cela.

Jenis atau Tahapan Prototyping

Jenis Prototyping

Tiga jenis atau tiga tahap prototyping ada, yang meliputi Breadboard, Prototipe Presentasi, dan Prototipe Pra-Produksi.

Papan tempat memotong roti: Breadboard membangun model kerja dasar dari produk akhir. Jenis prototipe yang dibuat pada tahap ini dapat digunakan untuk mengkomunikasikan konsep desain Anda kepada pembuat model atau produsen potensial sehingga mereka mendapatkan ide yang lebih baik tentang tampilan dan nuansa produk akhir Anda.

Prototipe Presentasi: Prototipe presentasi menciptakan replika dari produk akhir yang dapat berfungsi sebagai materi promosi. Tahap ini akan mendemonstrasikan fungsionalitas produk, tetapi mungkin bukan salinan yang tepat dari produk akhir.

Prototipe Pra-Produksi: Prototipe pra-produksi menawarkan Anda salinan yang tepat dari produk akhir, memungkinkan Anda memeriksa setiap aspek produk secara detail dan mengidentifikasi masalah desain potensial sebelum meluncurkan produk akhir. Gambar atau foto-foto prototipe ini dapat digunakan dalam brosur, surat, pamflet, dan iklan.

Prototipe yang lengkap adalah karya yang fungsional. Ini dapat menawarkan Anda pemahaman yang komprehensif tentang produk Anda yang sebenarnya dan dapat membantu Anda mengidentifikasi dan memperbaiki masalah yang mungkin terjadi pada tahap produksi selanjutnya.

Teknik prototyping cepat tiga dimensi akan menawarkan Anda rasa realitas dan Anda dapat menggunakannya untuk menjual ide-ide Anda kepada pemegang saham internal. Semua jenis prototipe yang disebutkan di atas juga dapat berfungsi sebagai alat pemasaran yang efektif.

[ad_2]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *